Terkait tren kasus, Kemenkes mencatat perbandingan dengan tahun sebelumnya menunjukkan peningkatan kasus ISPA di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan serta di Sumatera Selatan dan Riau yang tercatat lebih tinggi dibanding tahun lalu.
Sementara itu, tren kasus di Kalimantan Barat menunjukkan penurunan, Kalimantan Timur relatif sama, dan Jambi menunjukkan kondisi yang setara dengan tahun sebelumnya.
Untuk mengantisipasi dan menanggulangi dampak kesehatan tersebut, Kemenkes terus menggencarkan strategi promotif dan preventif, termasuk pembagian masker, edukasi pengurangan risiko krisis kesehatan kepada masyarakat, serta pelaksanaan surveilans kualitas udara dalam ruangan dan dampak kesehatan permukiman.
"Pemerintah aktif memantau tren penyakit akibat karhutla seperti ISPA, pneumonia, asma, serta iritasi mata dan kulit, sekaligus memastikan ketersediaan obat, bahan medis habis pakai (BMHP), dan alat kesehatan yang memadai di daerah terdampak," kata dia menegaskan.