Perkembangan positif juga diperlihatkan dari realisasi ekspor produk halal Indonesia yang tumbuh 23 persen menjadi US$63,4 miliar di sepanjang 2025. Ekosistem industri ini disokong oleh empat kawasan industri halal dan penerbitan 4,4 juta sertifikat halal yang telah menaungi 14,6 juta produk di pasaran.
Drajad optimistis produk halal Indonesia akan dapat memperluas pasar ke kancah global. Per 14 Oktober 2026, Indonesia telah menyepakati 123 Mutual Recognition Arrangement (MRA) atau skema saling pengakuan sertifikasi dengan lembaga halal dari 43 negara, termasuk China dan Australia.
"Jadi kerja sama MRA halal ini bukan hanya dengan negara-negara yang penduduknya mayoritas muslim, tapi di seluruh negara," tutup Drajad.