Kemudian Kemenkop juga mengusulkan Rp 966 miliar di tim redaksi tambahan anggaran 2027 tadi untuk penguatan kelembagaan dan transformasi koperasi. Program ini mencakup penguatan fungsi dan layanan, integrasi sistem informasi, serta penerapan tata kelola berbasis data.
Lebih lanjut, sebesar Rp 333,72 miliar akan diarahkan untuk program hilirisasi dan pengembangan usaha koperasi. Anggaran tersebut mencakup pengembangan jenis usaha, penguatan rantai pasok, perluasan akses pembiayaan, serta penguatan fungsi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai offtaker produk masyarakat desa.
Terakhir sisa tambahan anggaran sebesar Rp 541 miliar akan digunakan untuk program Sekretariat Kementerian yang mencakup penguatan perencanaanevaluasi, reformasi birokrasi dan SDM aparatur, layanan hukum, komunikasi publik, serta pengadaan dan pengelolaan serta pengawasan internal.