NADIKABAR.COM — Kementerian Sosial mengajak Bangladesh Rural Advancement Committee (BRAC) berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyebut sumbangsih NGO internasional tersebut, dalam bentuk apapun, sangat berharga.

Agus Jabo mengatakan, pemberdayaan masyarakat menjadi strategi utama pemerintah dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Di antaranya melalui program pemberdayaan sosial ekonomi (PPSE) serta program-program lainnya.

Namun, Agus Jabo menekankan, pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan tak dapat berjalan sendirian. Menurutnya, usaha tersebut butuh dukungan dari berbagai pihak seperti dunia usaha, lembaga filantropi, kampus, hingga NGO seperti BRAC.

"Kita bekerja sama dengan swasta, termasuk juga dengan filantropi," kata Agus Jabo dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).

Oleh karena itu, Agus Jabo mengajak BRAC untuk bersinergi dengan Kemensos dalam mengentaskan kemiskinan. Ia pun berharap, organisasi internasional ini dapat memberikan kontribusi nyata.

"Jadi ini yang menjadi tanggung jawab kita bersama, menjadi program kita bersama, bagaimana kemiskinan ini bisa secepatnya selesai. Kita berharap betul kepada semua pihak, makanya kita sangat membuka diri untuk bekerjasama dengan semua pihak agar program pengentasan kemiskinan ini bisa berhasil," katanya.

Agus Jabo juga menyampaikan dukungannya agar Kemensos, BRAC dan Pemda bisa berkolaborasi dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Ia pun berharap langkah ini bisa menunjukkan hasil yang baik sehingga nantinya dapat diaplikasikan ke daerah-daerah lainnya.

"Ya coba silakan BRAC kemudian melakukan monitoring, baik dari proses maupun hasilnya seperti apa. Kalau bagus, ya nanti kita transfer ke daerah-daerah lain," ujar Agus Jabo.