Keracunan massal MBG ini baru diketahui pagi tadi. Sebab banyak siswa SMPN 1 Kabuh mengalami diare ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung. Sedikitnya 81 siswa harus dilarikan ke Puskesmas Kabuh, Klinik Pratama Ploso dan Klinik Asy Syifa Ploso.
Hasil pendataan Dinas Kesehatan Jombang, 175 siswa dan guru menjalani pengobatan mandiri setelah mengalami gejala keracunan kemarin sore dan malam. Sehingga total korban keracunan mencapai 256 siswa dan guru.
Mereka mengalami gangguan pencernaan berupa sakit perut, mual, muntah, pusing dan diare setelah menyantap MBG pada Rabu (2/9) siang. MBG dari SPPG Mangunan, Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta itu berupa nasi putih, udang saus padang, tahu susu, pepaya, serta tumis wortel, sawi putih dan brokoli.
Cakra menuturkan, SPPG mangunan menyuplai 2.899 penerima manfaat di 19 sekolah. Salah satunya untuk 639 siswa, serta 47 guru dan karyawan SMPN 1 Kabuh. Sejauh ini, keracunan massal hanya terjadi di SMPN 1 Kabuh.
"Ini masih diusut kenapa kok cuma SMP saja. Itu masih kita usut dari lab masih apa namanya, dites," tandasnya.