NADIKABAR.COM — Kickboxing tidak dipertandingkan di SEA Games 2027. Ketua Umum Pengurus Pusat Kickboxing Indonesia (PP KBI) Ngatino menyesalkan keputusan tersebut karena menghilangkan kans emas tim Merah Putih.
Ngatino menilai absennya kickboxing sangat disayangkan mengingat salah satu cabang olahraga beladiri itu selalu menjadi lumbung medali emas Indonesia sejak 2021.
"Ya sayang di Malaysia enggak ada organisasinya jadi dia tak mempertandingkan itu," kata Ngatino saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, pada Selasa (3/11/2026).
Sejak kickboxing dipertandingkan pertama kali di Filipina pada 2019 silam, kontingen Indonesia memang tak pernah absen sumbang medali di multiajang olahraga se-Asia Tenggara itu.
Bahkan, sejak 2021 hingga 2025, kickboxing Indonesia konsisten menyumbangkan medali emas. Total enam medali emas dari tiga edisi kemarin.
"Kita dari 2019 Filipina, 2021 Vietnam, 2023 Kamboja, dan Thailand 2025. Seharusnya berkesinambungan, ya kami menyayangkan saja," tuturnya.
"Padahal kickboxing sudah masuk ranking di nasional karena selalu sumbang medali emas. Levelnya juga sudah sama dengan wushu lah, sekarang tidak dipertandingkan di Malaysia, ya disayangkan," lanjut Ngatino.
Meskipun tak dipertandingkan, PB KBI tetap fokus pada target lebih tinggi, yakni Asian Games 2030. Rencananya, di tahun tersebut kickboxing akan memulai perjuangannya dengan menjadi cabor ekshibisi.
Makanya, program pembinaannya terus berjalan, termasuk menggelar Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, pada 12-13 November ini.
Kejurnas ini juga menjadi salah satu indikator penilaian dalam proses pemilihan atlet untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia menuju Asian Kickboxing Championships 2026 di Kamboja, yang dijadwalkan Desember 2026.
"Jadi Kejurnas ini ajang pemilihan terbaik dari yang terbaik dan akan kami kirim ke Kamboja," kata Ngatino.