Seluruh 301 orang di dalam pesawat tewas. Korban tewas terdiri dari 287 penumpang (termasuk 15 bayi) dan 14 awak pesawat.

Hasil pemeriksaan autopsi dan toksikologi menunjukkan bahwa seluruh korban tewas akibat menghirup gas beracun (seperti karbon monoksida dan hidrogen sianida), pingsan/sesak akibat hirupan asap, terpapar panas tinggi, serta kekurangan oksigen.

Kecelakaan ini dipicu oleh munculnya kebakaran di kompartemen kargo C-3. Kendati demikian, sumber awal api tidak pernah diketahui.