Dia menyebut bahwa hasil pemutakhiran menunjukkan kondisi stok ikan yang semakin membaik, terbukti dari banyaknya indikator penilaian yang telah masuk zona hijau.
"Fokus kami ke depan melalui MSC Improvement Program adalah mengentaskan indikator kuning menjadi hijau dan merah menjadi kuning. Sebagai pelaku usaha, kami berkomitmen menjaga kelestarian stok sekaligus memastikan kepastian pasokan pasar," sebut Sonya.
Sementara itu, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari Andi Manijjengi menyambut positif kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, pelaku usaha, akademisi dan organisasi non-pemerintah tersebut. Rencana Aksi Perbaikan ini ditargetkan berlangsung dari 2026 hingga Juli 2030.
"Kendari merupakan sentra perikanan yang sangat strategis di WPPNRI 714. Kolaborasi ini penting untuk menyamakan pemahaman dan membagi peran agar tata kelola perikanan kita terukur, transparan dan lestari demi masa depan anak cucu kita," jelas Andi.