"Jika kemudian pada tanggal 22 September itu kami tidak mendapat jawaban konkret terhadap harapan-harapan yang substantif dalam Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan, maka tanggal 24 itu aksi akan kami lakukan di samping Grand Indonesia Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat untuk menyampaikan petisi kepada Pemerintah Republik Indonesia melalui Presiden Republik Indonesia Pak Prabowo Subianto," kata Ahmad.
Ahmad mengatakan akan ada 50.000 motor yang mengikuti aksi tersebut. Massa aksi akan datang dari berbagai kota dari Banten, hingga Jawa Barat.
"Untuk titik aksi ini, 50.000 motor itu akan bergerak yang berasal dari Kabupaten Tangerang, kemudian dari Kabupaten dan Kota Bekasi, dan kemudian juga dari Karawang dan tidak menutup kemungkinan juga dari Purwakarta. Sehingga total mencapai 50.000 dan titik aksi itu ada nanti di Jalan Thamrin Jakarta, Thamrin, di samping Grand Indonesia," tuturnya.