Jumlah tersebut berkurang dibandingkan SEA Games Thailand 2025 yang mempertandingkan sekitar 50 cabang olahraga dengan 573 nomor.
Oktohari menegaskan Indonesia menghormati kewenangan SEAGF dalam menetapkan program pertandingan, tetapi meminta agar kepentingan seluruh negara anggota tetap diperhatikan.
"Penting bagi kita untuk terus mendorong agar SEA Games memberikan ruang kompetisi yang proporsional dan kesempatan yang adil bagi seluruh atlet di Asia Tenggara," ujarnya.
Menurut dia, absennya cabang unggulan tidak hanya memengaruhi peluang perolehan medali, tetapi juga kesinambungan pembinaan atlet dan kesempatan mengukur kemampuan di tingkat regional.
Ia menilai cabang olahraga yang memiliki rekam jejak prestasi internasional tetap membutuhkan ruang kompetisi untuk mendukung pengembangan atlet dan ekosistem olahraga.