β€œKetika kawasan wisata mengalami gangguan, masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pariwisata juga bisa terkena dampaknya. Karena itu, penanganan karhutla harus dilihat secara menyeluruh. Kita tidak boleh membiarkan kerusakan lingkungan berlarut-larut hingga mengurangi daya tarik wisata dan memukul ekonomi warga,” katanya.

Ia pun meminta pemerintah dan pengelola TNWK memastikan informasi mengenai kondisi kawasan, akses kunjungan, serta aspek keselamatan wisatawan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi.

Ia juga mendorong pemerintah daerah, pengelola taman nasional, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat desa penyangga untuk berkoordinasi dalam menjaga keberlangsungan aktivitas wisata.

Legislator dari komisi DPR yang membidangi pariwisata tersebut turut menegaskan bahwa pekerjaan pemerintah tidak boleh berhenti setelah api berhasil dipadamkan.

Pemulihan ekosistem dan habitat alami di kawasan yang terbakar harus menjadi bagian penting dari penanganan pascakarhutla agar fungsi konservasi dan daya tarik wisata alam Way Kambas dapat dipulihkan secara bertahap.