"(Dari kebakaran lahan) kemudian berkembang menjadi kesalahpahaman dan ketegangan antarwarga dari Desa Lisabata dan Desa Patahuwe," beber Dadang.
Dadang bersama Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto langsung mendatangi lokasi bentrokan di Desa Patahuwe, dini hari. Keduanya kemudian melakukan pertemuan bersama Kepala Desa Lisabata dan Kepala Desa Patahuwe di Kantor Camat Taniwel.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Maluku menegaskan bahwa masyarakat kedua desa harus menahan diri. Dia juga berharap warga tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun pihak-pihak yang dapat memperkeruh keadaan.
"Masing-masing raja harus menenangkan masyarakatnya. Kita harus sama-sama menjaga situasi agar tetap aman. Jangan sampai ada orang yang memprovokasi atau orang-orang yang tidak menginginkan Maluku ini aman," tegas Dadang.