Ditambah lagi, daya tarik destinasi seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Alas Purwo, kekayaan budaya lokal, serta aksesibilitas melalui Bandara Internasional Blimbingsari dan Pelabuhan Ketapang terus memicu lonjakan kedatangan ekspatriat untuk berlibur, bekerja, maupun berinvestasi.

"Pariwisata dan investasi asing memang menjadi salah satu katalisator ekonomi Banyuwangi, namun kedaulatan dan keamanan negara tetap menjadi fondasi absolut. Timpora hadir untuk memastikan bahwa setiap aktivitas WNA memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kita terbuka bagi dunia, namun tetap tegak lurus pada aturan hukum. Karenanya, kami gelar rakor Timpora hari kamis 27/8/2026 kemarin," ujar Ervan, Sabtu (29/8/2026).

Ervan menambahkan, Rakor tersebut diikuti oleh 17 perwakilan instansi vital di tingkat daerah diantaranya Polresta Banyuwangi, Kodim 0825, Lanal, Detasemen TNI AU, Kejaksaan Negeri, BIN Posda, BNN, hingga otoritas transportasi seperti Angkasa Pura dan ASDP Ketapang.