"Kalau di pertanian apa? Masalahnya tanah, reforma agraria. Saya sudah ketemu Kepala BRAN sudah saya panggil ke kantor. Supaya saya enggak banyak omong, saya panggil ke kantor. Inilah yang disebut sebagai perjuangan nyata," lanjutnya.
Dia pun menyampaikan memiliki keyakinan bahwa Presiden Prabowo tengah menciptakan solusi-solusi struktural untuk persoalan pertanahan khususnya para petani. Dia mencontohkan, saat ini sudah ada perubahan harga pupuk yang membuat para petani lebih merasa senang.
"Pak Prabowo mulai, pupuk agak bagus sekarang. Pupuk sudah, saya kemarin panggil Dirut pupuk, holding pupuk itu. Cerita semua, begitu efisien dan begitu, bahkan untung. Untungnya bagus. Ya kalau bener kan, petaninya seneng, pabriknya untung, malah bikin-bikin pabrik baru. Terus-menerus akan lebih baik lagi. Kan bisa ternyata," ujarnya.
Cak Imin lantas menekankan bahwa Gerbang Tani hadir sebagai bentuk perjuangan panjang PKB dalam memperjuangkan hak petani dan nelayan. Sebab baginya, pertanian menjadi sektor paling sentra untuk menunjang kemakmuran bangsa.
"Ini kan sudah perjuangan lama. Sejak PKB lahir, memang yang menjadi beban dan tanggung jawab kita adalah sebagian besar dari rakyat kita kan petani, sebagian besar kita mengandalkan pangan juga dari petani yang tidak kunjung selesai masalahnya dan baru mulai ada tanda baik sejak ada undang-undang reforma agraria ini," tutur Cak Imin.