"Ini memang komitmen PKB untuk membela yang paling membutuhkan. Sekaligus bukan hanya komitmen PKB dalam artian membela, sungguh kalau negara ini mau maju, mau berhasil, ya memang di situ, pertanian itu. Kalau enggak, enggak akan maju-maju," imbuhnya.
Sementara Ketua Umum DPN Gerbang Tani, Idham Arsyad, menegaskan bahwa kepengurusan baru Gerbang Tani saat ini tampil lebih fresh. Kepengurusan yang dominan diisi kalangan muda diyakini membuat kinerja organisasi jauh lebih optimal selama lima tahun ke depan.
"Dengan kepengurusan yang lebih segar dan didominasi generasi muda, Gerbang Tani siap bekerja ekstra dan lebih optimal selama lima tahun mendatang. Kami bertekad mengarustamakan isu-isu sektoral petani dan nelayan agar mendapatkan perhatian mendasar dan serius dari pemerintah serta negara," ujar Idham Arsyad.
Dia juga mengungkapkan, Gerbang Tani berkeyakinan mampu berkiprah lebih besar dalam mengawal kebijakan publik. Karena menurutnya, tingkat kesejahteraan para petani dan nelayan di Indonesia hingga saat ini masih memprihatinkan.
"Petani dan nelayan kita masih menghadapi ketimpangan struktur serta persoalan alat produksi yang sangat terbatas. Gerbang Tani hadir untuk menyuarakan ketidakadilan ini dan mendorong hadirnya kebijakan konkret yang berpihak pada keberlanjutan hidup mereka," pungkasnya.