NADIKABAR.COM — Pesisir Pantai Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, tercemar limbah hitam yang diduga kuat merupakan ceceran minyak mentah (oil spill). Pencemaran ini mulai terlihat sejak Selasa (25/8/2026) pagi dan berdampak langsung pada aktivitas warga setempat.
Ketua Forum Masyarakat Pesisir sekaligus nelayan setempat, Ahmad Syafi'i (52), mengungkapkan bahwa ceceran limbah tersebut ditemukan saat warga hendak melaut. Temuan ini pun segera dilaporkan ke Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Karawang.
"Saya temukan kemarin pagi, kita sudah laporkan ke himpunan. Karena kami jadi tidak bisa melaut sejak ditemukan ceceran limbah ini," kata Syafi'i, kepada NadiKabar, Rabu (26/8/2026).
Material limbah berupa butiran hitam kecokelatan tersebut tersebar di sepanjang garis pantai. Selain mengotori pasir, limbah ini mengeluarkan aroma menyengat yang mengganggu pernapasan warga di sekitar lokasi.
"Kalau kandungan material ini belum diketahui secara pasti. Yang jelas material butiran coklat kehitaman ini diduga oil spill, kami khawatir itu membahayakan kesehatan masyarakat, bahkan juga kami tidak bisa melaut," kata dia.
Menurut Syafi'i, sebaran butiran diduga oil spill ini memanjang dari Pantai Pisangan hingga Pantai Cemarajaya. Kondisi arus laut sempat membuat volume limbah di bibir pantai berubah-ubah.