"PHE ONWJ telah melakukan pengecekan operasi menyeluruh, serta melakukan pengawasan dengan penyisiran kapal patroli, kapal-kapal operasi serta penerbangan drone. Perusahaan memastikan tidak ada anomali produksi, gangguan, maupun kebocoran pada seluruh fasilitas operasi," ujar Pinto dalam keterangan resminya.
Pinto menambahkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk perangkat desa dan organisasi nelayan, untuk memantau situasi di pesisir Cemarajaya hingga Tanjungpakis.
"Kami sudah koordinasi, dengan HNSI, dan forum KKPMP, guna memonitor perkembangan terkini situasi di lokasi, baik di wilayah Tanjungpakis, maupun Cemarajaya," katanya.
Pihak PHE ONWJ menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dan keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir di sekitar wilayah kerja mereka.
"Keandalan operasi kami prioritaskan, sesuai dengan asa kelestarian lingkungan. Kami berkomitmen untuk bekerja sama dan memberikan dukungan dalam penanganan kejadian ini dengan semua pihak terkait dan masyarakat," pungkasnya.