"Video, foto, dan dokumen sumber asli UAP terbaru dari seluruh pemerintahan Amerika Serikat semuanya ada di satu tempat - tanpa perlu izin," demikian pernyataan resmi Gedung Putih, dikutip Fox News kala itu.

Pernyataan itu turut menyalahkan pemerintahan AS sebelumnya di bawah kepresidenan Joe Biden yang dianggap berupaya mendiskreditkan atau mencegah rakyat Amerika mengetahui fenomena ekstraterestrial.

Dalam rilisan ketujuh yang dibuka pekan ini, berkas-berkas tersebut di antaranya berisi laporan tentang objek segitiga hitam misterius yang terlihat oleh tiga agen federal di dekat fasilitas AS yang aman.

Disebutkan dalam salah satu berkas bahwa agen federal itu melaporkan objek tersebut bergerak sangat cepat dan jejak panasnya tidak dapat dideteksi peralatan termal mereka.