Erawan menegaskan, pengembangan potensi ekonomi di kawasan tersebut perlu mempertimbangkan jarak, akses transportasi, serta kemampuan ekosistem dalam menanggung aktivitas manusia.
Dengan karakteristik sebagai kawasan kepulauan yang memiliki ekosistem sensitif, pengembangan pariwisata di Lucipara perlu disesuaikan dengan daya dukung lingkungan agar tidak menimbulkan tekanan baru terhadap habitat laut.
Pendekatan berbasis data ilmiah diharapkan dapat membantu pemerintah menentukan langkah pengelolaan yang tepat, sehingga perlindungan keanekaragaman hayati tetap terjaga tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sumber daya laut.