Saat itu Trump diam-diam beralih menggunakan pesawat lainnya di tengah kekhawatiran terkait keamanan, saat perang melawan Iran masih berlangsung. Trump diam-diam menggunakan penerbangan rahasia saat meninggalkan Turki.
Informasi ini, seperti dilansir Anadolu Agency dan Reuters, Selasa (11/8), dilaporkan oleh media terkemuka AS, The Washington Post, yang mengutip keterangan seorang pejabat AS yang tidak disebut namanya dan sejumlah sumber yang mengetahui penerbangan rahasia Presiden AS tersebut.
Trump pada saat itu terbang ke Ankara, Turki menggunakan pesawat jet hadiah dari Qatar, yang dimodifikasi menjadi Air Force One yang baru. Namun ketika meninggalkan Turki, dia menggunakan pesawat Air Force One yang lama, yang sempat memicu pertanyaan.
Laporan The Washington Post mengungkapkan bahwa Trump memang awalnya tampak menaiki pesawat jumbo kepresidenan AS, Air Force One, versi lama di hadapan kamera televisi di Ankara, ibu kota Turki.
Namun beberapa menit kemudian, Trump dipindahkan secara diam-diam ke dalam pesawat militer jenis C-32A milik Angkatan Udara AS, yang berukuran lebih kecil, dengan menggunakan truk katering bandara. Operasi pengelabuan semacam ini dipicu oleh adanya ancaman kredibel terhadap keselamatan Trump.