Anang menyebut sekitar 76% peserta telah memiliki bisnis yang berjalan. Sementara sekitar 23 persen lainnya masih berada dalam tahap pengembangan ide bisnis.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapat materi dan mentoring dari praktisi, narasumber berskala nasional, mentor berpengalaman, hingga alumni Megpreneur yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya.

Salah satu peserta, Ahmad Arif Satria, pelaku usaha perdagangan Latar Cendhani di Sendangduwur, mengaku mengikuti Megpreneur untuk mengembangkan bisnis yang telah dijalankannya selama tiga tahun.

Dia menilai pengembangan kapasitas menjadi penting karena persaingan usaha semakin ketat. Selain manajemen bisnis, Ahmad ingin memperkuat kemampuan mengelola media sosial untuk mendukung pemasaran produknya.

"Di Megpreneur saya ingin belajar mengembangkan usaha, mengingat saat ini pasti banyak sekali pesaing bisnis yang ada di sekitar kita. Saya juga ingin mengembangkan pengetahuan tentang mengelola media sosial bisnis agar lebih menarik dan bisa menjangkau lebih banyak pembeli," kata Ahmad.