Anisa mengatakan sebaiknya mahasiswa mulai mengenali gejala duck syndrome dan mengambil langkah kecil untuk mengatasinya. Langkah pertama adalah jujur pada diri sendiri dan mengakui bahwa ia sedang lelah.
"Sikap jujur ini merupakan bentuk keberanian. It's okay to not be okay. Kita tidak harus selalu produktif atau terlihat bahagia. Menerima semua, dan mengizinkan diri merasa sedih adalah bagian dari pemulihan," tuturnya.
Tak kalah penting juga, Anisa mengingatkan soal mengelola ekspektasi. Mahasiswa perlu menyadari bahwa tidak semua standar harus diikuti dan tidak semua peran harus diambil. Menolak suatu tanggung jawab demi kesehatan mental adalah hal yang sah.
"Belajar mengatakan tidak tanpa rasa bersalah adalah keterampilan penting," tambah Anisa.