NADIKABAR.COM — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menyatakan anggaran Rp 58 miliar telah disiapkan guna merevitalisasi fasilitas publik di wilayah Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh terdampak banjir serta longsor. Sedangkan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terkena gempa, pihaknya sedang melakukan verifikasi.

"Tahap pertama ini anggaran Rp 58 miliar sudah disetujui untuk penanganan pascabencana di Sumut dan Aceh. Kami ingin pastikan layanan dasar di desa segera pulih," ujar Yandri kepada wartawan usai bertemu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (2/9/2026).

Yandri menegaskan, fokus Kemendes PDT bukan pada pembangunan rumah warga, melainkan pada fasilitas publik desa yang vital. Hal ini dilakukan agar aktivitas sosial dan ekonomi warga desa tidak lumpuh total pascabencana.

"Bukan cuma soal bangunan fisik besar, tapi kami akan bedah PAUD yang rusak, perbaiki sumber air bersih, hingga fasilitas umum desa lainnya. Fokusnya adalah pemulihan layanan dasar publik," tegasnya.

Terkait bencana yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), Yandri memastikan bantuan akan segera menyusul. Saat ini, tim dari Kemendes PDT sedang terjun ke lapangan untuk melakukan verifikasi data kerusakan.