Ia menilai tradisi tersebut juga memberi dampak bagi warga di sekitar lokasi. Ketika sebuah kegiatan budaya didatangi banyak orang, aktivitas ekonomi ikut bergerak.

"Yang ketiga, kita melihat aspek ekonomi. Setiap kegiatan budaya selalu dilihat cost-nya. Padahal efeknya, berapa puluh atau berapa ratus pedagang yang hidup," katanya.

Menurutnya, manfaat sebuah kegiatan budaya tidak hanya terlihat dari acara yang berlangsung. Ada pedagang yang ikut berjualan, warga yang mendapat aktivitas ekonomi, hingga masyarakat dari luar daerah yang datang.

Karena itu, ia berharap tradisi tersebut tetap dijaga. Bukan hanya kegiatannya yang dilakukan setiap tahun, tetapi juga pengetahuan dan makna yang menyertainya.

"Yang ketiga adalah terkait dengan konservasi. Ini jangan lupa, pengangkatannya tidak sekadar ritual. Ini pembersihan, konservasi, dicuci ulang dan lain-lain itu dalam rangka untuk melestarikannya," ujarnya.

Judi juga mengapresiasi masyarakat dan pemerintah daerah yang selama ini terus menjaga tradisi tersebut.

"Intinya kami ucapkan apresiasi dan terima kasih ke masyarakat di sini dan pemerintah daerahnya yang dari tahun ke tahun melaksanakan kegiatan ini," katanya.