NADIKABAR.COM — Erupsi Anak Krakatau yang masih berlangsung hingga kini memicu peningkatan gas SO2 yang terdeteksi lewat citra satelit. Lantas, apa sebenarnya gas SO2 ini?

SO2 merupakan gas tidak berwarna dan memiliki bau menyengat yang serupa dengan bau korek api terbakar. Terdiri dari 1 atom sulfur dan 2 atom oksigen, gas ini dilepaskan secara alami oleh aktivitas vulkanik dan dapat dihasilkan melalui aktivitas industri manusia.

Sulfur dioksida ditemukan di Bumi dan terdapat dalam konsentrasi yang sangat kecil di atmosfer. Sumber paling besarnya berasal dari emisi pembakaran bahan bakar fosil seperti minyak bumi untuk keperluan pembangkit listrik dan kendaraan bermotor. Selain itu, industri logam juga menyumbang dari proses peleburan logam (smelting) terutama tembaga, nikel, dan seng.

Di planet lain, sulfur dioksida dapat ditemukan dalam berbagai konsentrasi, yang paling signifikan adalah atmosfer Venus, di mana ia merupakan gas atmosfer terbanyak ketiga.

Kembali ke Bumi, keberadaan SO2 di atmosfer punya dampak nyata terhadap kesehatan dan lingkungan.