"Pengembangan kompetensi di BDI Denpasar diarahkan untuk mendukung kebutuhan industri, khususnya bidang animasi, konten digital, pengembangan aplikasi, dan gim. Selain pelatihan, BDI Denpasar juga menyediakan layanan inkubasi bisnis untuk membantu calon wirausaha industri mempersiapkan dan mengembangkan usahanya," ujar Adie.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BDI Denpasar Arga Mahendra menyampaikan, pihaknya terus memperkuat penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi, pengembangan kewirausahaan, serta layanan pendampingan industri.

Sepanjang 2015 hingga Oktober 2026, BDI Denpasar telah menyelenggarakan berbagai pelatihan berbasis kompetensi yang diikuti sebanyak 16.113 peserta. Program tersebut meliputi animasi 2D, animasi 3D, pemrograman web, pemasaran melalui media sosial, pemasaran digital, barista, hingga teknologi Industrial Internet of Things (IIoT).

"Sepanjang tahun 2026 hingga Oktober, BDI Denpasar telah melaksanakan 13 kegiatan pelatihan dan lokakarya dengan jumlah peserta mencapai 304 orang. Kegiatan tersebut mencakup berbagai bidang kompetensi, mulai dari industri kreatif digital, barista, hingga pengolahan pangan," jelas Arga.