Mentan menegaskan persoalan air harus segera diselesaikan karena sangat menentukan keberhasilan panen petani, bahkan menyatakan siap mendukung pembiayaan apabila pembangunan infrastruktur terkendala ketersediaan anggaran dari instansi terkait.
Selain meminta percepatan pembangunan saluran irigasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Mentan juga menginstruksikan agar koordinasi lintas kementerian diperkuat sehingga kebutuhan pompa dan infrastruktur pengairan dapat dipenuhi bersamaan.
Permasalahan lain yang disampaikan petani adalah kebutuhan tambahan alat dan mesin pertanian karena bantuan sebelumnya telah dimanfaatkan dengan baik, tetapi jumlahnya belum mencukupi kebutuhan seluruh kelompok tani.
Mentan memastikan pemerintah akan menambah bantuan sebanyak 24 unit hand tractor bagi 24 basis kelompok petani serta dua unit traktor besar guna meningkatkan efisiensi pengolahan lahan pertanian.
Sebelumnya, petani Indramayu telah menerima bantuan lima unit hand tractor, enam unit combine harvester, dan irigasi perpompaan yang menurut mereka telah dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kegiatan produksi pertanian.
Selain menambah bantuan alsintan, Mentan juga meminta penguatan kelembagaan petani agar seluruh bantuan pemerintah dapat dikelola secara efektif, transparan, dan memberikan manfaat merata bagi seluruh anggota kelompok.
Dalam kesempatan tersebut, Mentan meresmikan Kelompok Maju Berani Berjuang yang dibentuk petani Indramayu sebagai wadah resmi untuk memperkuat koordinasi, pengelolaan bantuan, serta komunikasi langsung dengan pemerintah pusat.