Teghaza 001 terdiri dari delapan fragmen dengan berat total 798,5 gram (1,76 pon), dengan fragmen terbesar memiliki berat 442 gram (0,97 pon).
Pada awalnya, Liu tidak tertarik meneliti Teghaza 001. Liu mengatakan, sampel Teghaza 001 sama saja dengan Shergottite, jenis meteorit planet mars yang pernah ia teliti sebelumnya.
Liu sebelumnya telah menganalisis beberapa Shergottit, kandungan yang membentuk hampir 90 persen dari koleksi meteorit Mars. Hasil analisis Shergottit secara umum menunjukkan usia lebih dari 600 tahun. Namun, akhirnya Liu setuju untuk menyelidiki sampel Teghaza 001.
Setelah diteliti, ternyata sampel meteorit Teghaza 001 berusia 400 tahun pertama sejak adanya planet Mars atau 4,1 miliar tahun yang lalu. Untuk mengonfirmasi perkiraan ini, Liu menggunakan sinar laser atau metode penentuan usia baru yang dikembangkan oleh mahasiswa doktoral di California Institute of Technology, Hayward Melton. Teknik ini dapat menganalisis butiran dan kristal kecil di dalam sampel meteorit.
"Metode ini menggunakan laser untuk menguapkan bagian sampel yang sangat kecil, alih-alih melarutkan bagian yang lebih besar," kata Melton.