NADIKABAR.COM — Sejumlah hidran kebakaran (fire hydrant) di wilayah Kota Bogor dilaporkan mengalami kerusakan dan kehilangan komponen. Aksi pencurian tersebut diduga menyasar bagian berbahan kuningan yang terdapat di dalam hidran.

Direktur Operasional PDAM Kota Bogor, Dani Rakhmawan, mengatakan berdasarkan pendataan sementara, terdapat sekitar 11 titik hidran yang komponen di dalamnya dicuri atau dirusak.

"Berdasarkan data yang kami himpun, ada belasan hidran yang komponennya dicuri atau dirusak. Kami menduga itu dicuri kalau melihat dari karakter kerusakannya. Jadi yang dicuri ini bahan kuningannya. Kurang lebih di sekitar 11 lokasi atau dengan kata lain di 11 titik wilayah," kata Dani kepada wartawan, Jumat (6/11/2026).

Dani menyesalkan aksi perusakan dan pencurian tersebut. Menurutnya, tindakan itu tidak hanya menimbulkan kerugian bagi perusahaan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.