NADIKABAR.COM — Cerita rakyat, dongeng, hingga kisah kepahlawanan merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Tak ingin pudar tergerus zaman, artis Neno Warisman punya misi menyiapkan generasi penerus tradisi bercerita melalui gerakan Gala Indonesia Bercerita.

Gerakan yang diinisiasi Yayasan Hafidz Indonesia Centre bersama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia ini dirancang untuk membangun ekosistem pelestarian budaya, tradisi lisan, pendidikan karakter, dan kreativitas Nusantara.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut budaya bercerita sebagai warisan budaya takbenda yang perlu diperkenalkan kembali kepada generasi muda. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan kisah dari berbagai daerah yang bisa terus dikembangkan.

"Dari Sabang sampai Merauke, kita tahu bahwa budaya bercerita, budaya mendongeng ini merupakan warisan budaya tak bendah kita, intangible cultural heritage kita," tutur Fadli Zon ditemui di kawasan Bekasi, Minggu (1/10/2026).

"Oleh karena itu, kita sangat mendukung membangun ekosistem kembali bagaimana cerita-cerita yang ada di seluruh Indonesia, karena kita kaya dengan cerita tadi ya mega cultural diversity dari cerita-cerita kita ini bisa diangkat kembali, dibangun di re-introduksi kembali kepada generasi muda terutama mulai dari bagaimana ceritanya, literasinya, teknik bercerita, cara bercerita," tambahnya.

Salah satu langkahnya adalah menghadirkan Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita (PPIB) di Yayasan Hafidz Indonesia Centre, Bekasi. Diresmikan pada 31 Oktober 2026, pusat pelatihan ini menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan bercerita secara terstruktur.

Pada tahap awal, ada 42 remaja pencerita binaan Yayasan Hafidz Indonesia Centre yang mengikuti program tersebut.

Fadli menilai cerita Nusantara punya potensi besar untuk menjadi medium pembelajaran budaya dan sejarah. Ia mencontohkan cerita Panji, pewayangan, kisah keagamaan, legenda daerah, hingga cerita kebangsaan.

"Kalau untuk pemajuan budaya sudah pasti. Karena cerita-cerita kita ini banyak yang menarik, mulai dari cerita Panji, belum lagi cerita-cerita yang diangkat di dalam dunia perwayangan," ujarnya.

"Itu banyak sekali ya, cerita-cerita dari keagamaan cerita-cerita dari berbagai latar belakang, adat istiadat, ya Malin Kundang misalnya, Cindelaras tadi yang disampaikan, kemudian cerita-cerita kebangsaan," lanjutnya.

Tak hanya soal pelestarian budaya, Fadli Zon juga menyoroti manfaat dongeng bagi perkembangan anak. Ia mengaitkan cerita dengan kebutuhan anak untuk mendapatkan asupan pengetahuan dan pembentukan karakter.

"Dan ini juga penting seiring dengan program prioritas presiden untuk memberikan anak-anak Makan Bergizi Gratis yang maksudnya adalah supaya anak-anak Indonesia ini mendapatkan gizi yang dibutuhkan untuk asupan otaknya," tuturnya.

"Ini asupan dari cerita ini juga sangat penting dan menurut para ahli dongeng itu termasuk yang meningkatkan IQ bisa dicek ya bisa meningkatkan IQ pengetahuan, literasi, kepekaan bahkan ahlak dan lain-lain," lanjutnya.

Gala Indonesia Bercerita juga akan diperluas melalui roadshow di Banda Aceh, Bogor, dan Surabaya. Ketua penyelenggara Neno Warisman berharap gerakan ini melahirkan pencerita-pencerita baru yang nantinya mampu meneruskan penyebaran cerita Indonesia secara mandiri.

"Kita harapkan mereka (generasi muda) yang akan membuat diseminasi bukan kita lagi, tapi sudah ada estafet dengan pola hari ini. Kalau saya sebutkan bahwa kita punya gerbong yang banyak pendongeng," ujarnya.

"Banyak pencerita, banyak di mana-mana, banyak yang sudah ahli dan bagus, lalu stasiunnya sudah ada yaitu 2045 Indonesia Emas, tapi relnya belum ada, hari ini Kementerian Kebudayaan bersama LPDP membuat rel tersebut untuk kita menjadi lebih mudah sampai ke (tujuan) 2045," sambungnya.

Kompetisi ini menyediakan jalur inklusi bagi penyandang disabilitas, anak, dan remaja berhadapan dengan hukum, serta anak dan remaja putus sekolah. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp 300 juta untuk 25 pemenang, terdiri atas 15 pemenang jalur reguler dan 10 pemenang jalur inklusi.

Karya yang lolos verifikasi juga akan memperoleh sertifikat resmi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Melalui pusat pelatihan, kompetisi, hingga roadshow, Gala Indonesia Bercerita ingin memastikan cerita-cerita Nusantara tetap hidup dan memiliki penerus, yang bukan sekadar dikenang, tetapi terus diceritakan kembali oleh generasi berikutnya.