Di belakangnya seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Klaten tampil berurutan. Mulai dari Setda, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Disbudpar dan lainnya, di belakang BUMD serta perusahaan swasta.
Seluruh OPD, BUMD dan perusahaan swasta tampil all-out dengan kendaraan hias dan para peraga yang berkostum ala masa klasik Mataram kuno abad 8-10 Masehi. Namun selain sisi klasik, peserta juga menampilkan program dan inovasi yang dimiliki masa kini.
Karnaval Budaya dan Pembangunan 2026 selama dua hari pada 18-19 Agustus mengangkat tema 'Klaten Mandala Peradaban, Saka Sandyakala, Tumuju Cahya'. Karnaval dirancang sebagai perjalanan yang menghubungkan jejak Mataram Kuno dengan wajah Klaten masa kini.
Karnaval pembangunan mengusung babak 'Mahakarya Kiwari' atau mahakarya zaman sekarang. Karnaval Pembangunan dirancang berbeda dari parade pembangunan konvensional karena perangkat daerah, BUMD, dan mitra swasta membawa unsur visual Mataram Kuno yang dipadukan dengan wajah Klaten hari ini.
Teknologi, inovasi, pelayanan publik, pembangunan, ekonomi, serta berbagai program prioritas pemerintah menjadi bagian dari narasi yang ditampilkan. Masyarakat antusias menyaksikan dari titik start sampai finish di depan BRI melewati panggung kehormatan depan rumah dinas.