Plt Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Pemkab Klaten, Purwanto menjelaskan karnaval hari kedua berbeda peserta dengan hari pertama. Kecamatan tidak diikutsertakan tetapi diganti OPD, BUMD dan swasta.
"Terdiri dari 33 kontingen terdiri dari OPD Pemkab, BUMD dan swasta. Tema besarnya Mataram kuno, kita mengangkat kejayaan Mataram kuno yang dulu berpusat di Klaten," kata Purwanto kepada awak media.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan, penyelenggaraan tahun ini memiliki konsep berbeda dibandingkan pawai budaya sebelumnya. Masing-masing tidak hanya diminta menampilkan atraksi, tetapi juga membawa narasi mengenai sejarah dan karakter wilayahnya.
Ia menyebut tema Mataram Kuno menjadi salah satu daya tarik utama karnaval tahun ini. Perspektif tersebut digunakan untuk memperlihatkan Klaten pada masa lampau sekaligus menghubungkannya dengan perkembangan daerah saat ini.
"Tahun ini spesial karena tidak hanya sekadar menampilkan atraksi tapi akan ada sesuatu yang menarik yaitu mengangkat tema Mataram kuno atau memperlihatkan perspektif Kabupaten Klaten pada masa lampau zaman Mataram kuno, sehingga sangat menarik untuk diikuti," ujarnya melalui rilis tertulis.