NADIKABAR.COM — Warga meminta agar patahan di Jalan Inspeksi Kanal Tamangapa Utara, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), segera diperbaiki. Ruas jalan itu telah membuat mobil pikap hingga pengendara motor berjatuhan hingga nyaris terjatuh ke kanal.

"Mobil pikap kecelakaan. Kayaknya orang baru lewat itu jadi tidak na tahu, sore-sore itu (melintas), bukan malam na lewat," kata warga setempat, Dg Naba kepada NadiKabar, Rabu (26/8/2026).

Dg Naba mengatakan, mobil terjatuh akibat patahan jalan tidak hanya sekali terjadi. Dia mengaku ada kendaraan lain yang pernah melintas dan terperosok karena tidak memperhatikan patahan tersebut.

"Mobilnya jatuh turun ke sampingnya itu tapi nda sampai ke bawah masih sempat ditarik tapi muatannya itu jatuh. Kalau mobil itu yang satu saya lihat tapi kalau saya dengar sering memang terutama yang baru lewat," ungkapnya.

Kecelakaan akibat patahan jalan juga banyak dialami pengendara motor. Para pengendara motor berpotensi besar terjatuh jika berkendara dengan kecepatan tinggi apalagi tidak mengenal medan.

"Motor juga paling sering, pokoknya orang yang baru lewat itu dia tidak tahu ada patahan. Ini kan jalan alternatif. Motor itu sering sekali apalagi kalau kencang larinya," tutur Dg Naba.

Menurut Dg Naba, ruas jalan itu memang dilengkapi lampu penerangan. Kendati begitu, penerangan tidak cukup untuk menghindari risiko kecelakaan akibat patahan jalan.

"Pokoknya siang malam ada pernah kecelakaan, lampu ada tapi sama ji na siang saja nda lihat. Sering sekali dapat di atas 10 kan ini kan sudah lama begini. Tidak kelihatan memang, saya saja pertamaku lewat kaget juga. Jadi berbahaya," jelasnya.

Dia mendesak pemerintah berwenang segera melakukan perbaikan. Apalagi tidak ada penanda yang jelas di titik patahan yang bisa membuat pengendara waspada saat melintas.

"Penanda dulu lah paling tidak kurangi dulu kecelakaan. Saya berharap pemerintah perhatikan mungkin dinas terkait karena ini sudah seringkali terjadi kecelakaan," harap Dg Naba.

Sementara driver ojek online (ojol) bernama Safir juga meminta patahan di Jalan Inspeksi Kanal Tamangapa Utara segera diperbaiki. Apalagi ruas jalan itu sering dilalui warga sebagai akses alternatif.

"Kurang tahu kalau berapa kecelakaan, yang pasti sangat berbahaya untuk keselamatan. Semoga itu saja harapnya diperbaiki, karena banyak juga lewat sini ada juga warga di dalam," ujar Safir.

Dia mengaku kerap melalui jalan itu Ketika menuju Jalan Tun Abdul Razak Kabupaten Gowa. Akses itu menjadi alternatif untuk menghindari kemacetan saat ruas Jalan Aroepala sementara pengerjaan.

"Ini sebenarnya lebih ke jalan pintas kalau kami apalagi kalau macet di Aroepala biasa alternatif lewat sini," imbuhnya.

Diketahui, patahan itu berada di akses masuk dari Jalan Tun Abdul Razak Jembatan 3 memasuki Jalan Inspeksi Kanal Tamangapa Utara. Jalanan itu kerap menjadi jalur alternatif pengendara ketika hendak menuju Jalan Tun Abdul Razak Gowa.

Patahan tersebut berada di jalur sebelah kiri. Patahan timbul dari akibat pembetonan jalan yang tidak tersambung dengan sempurna. Patahan itu berukuran kurang lebih satu meter dan menyisakan lubang cukup dalam.

Pantauan NadiKabar, Rabu (26/8), patahan jalan hanya ditandai kantong plastik. Kondisi ini membahayakan pengendara lantaran penanda itu tidak tampak jelas dari kejauhan.

Tampak pengendara motor dan mobil berkendara pelan ketika mendekat di patahan. Jika tidak berhati-hati, pengendara rawan terjatuh dan terperosok ke dalam kanal.