"Terkait dengan kunjungan pariwisata, kalau kami melihat target kami di tahun ini memang kami sepakat menargetkan dengan panitia 5.000 orang. 500 turis mancanegara, sisanya untuk wisatawan domestik, kita lihat kemarin cukup ramai bahkan melebihi target," terang Dewi.
Dewi menyebut para wisatawan antusias ingin melihat langsung tradisi Mulud Adat Bayan. Selain wisatawan, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam negeri juga datang untuk melakukan penelitian dan mempelajari tradisi tersebut.
"Wisatawan dari mancanegara ternyata memang mereka baru datang, just arrived today, just come for Mulud Adat. Di mata internasional ini kan sesuatu yang unik, sehingga mereka tertarik untuk datang," terang Dewi.
Dewi menerangkan, tradisi Mulud Adat Bayan tahun ini telah masuk pada Karisma Event Nusantara (KEN). Ia menyebut, tahun ini pertama kalinya tradisi tersebut masuk dalam KEN.
"Alhamdulillah masuk KEN dan ini tahun pertama. Ini KEN pertama kali tradisi Mulud Adat Bayan," ungkap Dewi.