NADIKABAR.COM — Menteri Kebudayaan, Fadli Zon meresmikan dimulainya pembangunan Museum Agung Majapahit di Mojokerto. Anggaran Rp 148,6 miliar digelontorkan untuk membangun museum di atas lahan sekitar 10 hektare.

Peletakan batu pertama oleh Fadli Zon menandai dimulainya pembangunan Museum Agung Majapahit di Dusun Unggahan, Desa/Kecamatan Trowulan, Mojokerto. Ia didampingi Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa (Gus Barra) dan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita).

Fadli Zon menjelaskan, Museum Agung Majapahit dibangun di atas lahan sekitar 10,2 hektare. Terdiri dari lahan yang dibebaskan tahun ini 4,8 hektare, serta lahan Pusat Informasi Majapahit (PIM) 5,4 hektare. Tahun lalu, ia meresmikan peralihan status PIM menjadi Museum Majapahit.

"Jadi, kawasan ini sudah terintegrasi sekitar 10 hektare. Ini bisa jadi, kita bisa jadikan ke depan ini menjadi Museum Agung Majapahit,The Grand Museum of Majapahit," jelasnya di lokasi, Minggu (13/9/2026).

Pembangunan Museum Agung Majapahit menggunakan anggaran dari Kementerian Kebudayaan Rp 148.643.553.619 (Rp 148,6 miliar). Terdiri dari pekerjaan konstruksi terintegrasi rancang dan bangun Museum Majapahit Rp 145.297.300.000 (Rp 145,3 miliar).