Perekam sekaligus pemilik akun yang mengunggah video tersebut, Alpiansyah, membeberkan kondisi dangkalnya kolam dermaga sudah berlangsung puluhan tahun tanpa penanganan.

"Intinya mah memang kondisi laut lagi surut. Yang membikin parahnya itu kondisi dermaganya yang sudah dangkal karena sudah puluhan tahun belum pernah dikeruk. Sudah puluhan tahun mungkin, kurang lebih," tutur Alpiansyah saat ditemui NadiKabar di dermaga PPNP.

Dampak pendangkalan ini membuat jadwal melaut nelayan kacau balau. Perahu yang telanjur kandas terpaksa menunggu air pasang atau ditarik paksa menggunakan perahu lain ke perairan yang lebih dalam.

"Itu pun berisiko. Lambung kapal bisa pecah atau patah karena gesekan pas ditarik. Namanya juga kita butuh mau ke laut, ya mau gimana lagi, dipaksain aja," ucapnya.

Menurut Alpiansyah, lumpur tebal yang menimbun kolam dermaga juga berasal dari material banjir limpahan sungai beberapa waktu lalu. Persoalan kian bertumpuk lantaran lantai dermaga bongkar muat ditinggikan, sementara dasar laut tidak kunjung dikeruk.