"Lantai dermaga dibuat lebih tinggi, air laut makin bawah, jadi aktivitas itu bertambah makin susah. Apalagi saat musim ikan begini, mau masuk (sandar) hampir-hampir nggak bisa jalan," kata dia.
Kepadatan perahu kian parah setiap hari Jumat. Seluruh aktivitas perahu payang hingga perahu bagan terancam lumpuh total akibat jalur perahu yang tertutup lumpur dan air surut.
"Harapan kami pengin segera cepat-cepat dikeruk. Ini sudah sangat mengkhawatirkan dan berisiko, masa harus nunggu korban dulu baru ada respons dari pengurus dermaga," pungkas Alpiansyah.
Upaya konfirmasi telah dilakukan NadiKabar ke kantor PPNP terkait keluhan nelayan tersebut. Namun, salah seorang petugas perempuan di lokasi menyatakan Kepala PPNP maupun pejabat humas sedang dinas luar.