Hampir dua tahun berselang, militer Israel masih terus berada di kamp pengungsi Jenin, sebuah lokasi yang sebelum operasi Iron Wall, merupakan basis bagi kelompok militan bersenjata Palestina yang melawan pendudukan Israel.

Militer Israel juga masih bercokol di dua kamp pengungsi di kota Tulkarem yang terletak tidak jauh dari sana. Di ketiga kamp tersebut, militer menghancurkan puluhan rumah yang terletak di kawasan padat dengan lorong-lorong yang saling terhubung, guna mempermudah akses bagi pasukan dan kendaraan lapis baja mereka. Selain itu, militer juga mendirikan pusat operasional bagi pasukannya di dalam rumah-rumah penduduk.

"Model kamp pengungsi Jenin kini akan diterapkan di Hebron," ujar Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, melalui platform X.

"Setiap lingkungan berbasis klan di Hebron-tempat asal para teroris yang beraksi hari ini-akan dikosongkan dari penduduknya. Infrastruktur teror di lingkungan tersebut akan ditangani dan dibongkar," katanya, merujuk pada keluarga-keluarga besar, atau klan, yang memiliki pengaruh kuat di kota Hebron.