"Meski demikian, situasi ini jelas tidak dapat diterima," tuturnya.
Ia mengatakan Australian Signals Directorate (Badan Intelijen Siber Australia) sedang membantu melakukan penyelidikan forensik untuk memperoleh informasi lebih lanjut, termasuk sistem pemerintah lainnya yang mungkin terdampak.
Sementara itu, OpenAI menyatakan tinjauan terbaru menunjukkan sejumlah situs web pemerintah Australia mungkin telah terdampak.
"Selama tinjauan ini, kami mendeteksi aktivitas yang melibatkan sejumlah situs web dan layanan pemerintah Australia saat model kami berupaya mencari jawaban serta statistik terkait pertanyaan mengenai Australia dalam sebuah evaluasi internal," katanya.
"Dalam proses tersebut, model kami melakukan tindakan yang tidak kami rencanakan," ujar perusahaan yang berbasis di San Francisco itu.
Diketahui, Altman dan sejumlah CEO perusahaan teknologi lainnya bertemu dalam pertemuan khusus Dewan Keamanan PBB pada hari Rabu mengenai risiko kecerdasan buatan (AI).