Creative Experience Innovation Lead ParagonCorp, Aldin Meidani Algatia, mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kolaborasi berbagai tim dalam mengembangkan desain yang mempertimbangkan nilai di luar aspek visual.

"Penghargaan ini menjadi apresiasi bagi kolaborasi dan kreativitas talenta Indonesia. Bagi kami, desain bukan hanya tentang menciptakan produk yang baik, tetapi juga memikirkan apa yang terjadi setelah produk digunakan. Melalui karya ini, kami ingin mengajak lebih banyak inovator untuk mempertimbangkan dampak dari setiap keputusan desain sejak awal," ujar Aldin dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10/2026).

Selain Y.Lab, ParagonCorp membawa dua karya lainnya, SUKLA dan Complexion, ke Dutch Design Week 2026 yang berlangsung pada 17-25 Oktober di Eindhoven, Belanda. Ajang tersebut mempertemukan desainer, inovator, pelaku industri, akademisi, dan komunitas kreatif untuk bertukar gagasan serta mengeksplorasi perkembangan desain.

Ketiga karya tersebut dihadirkan melalui tema 'Reimagine The After', yang mengeksplorasi kemungkinan pemanfaatan material setelah fungsi awalnya berakhir. Pendekatan ini mengangkat pemanfaatan bahan sisa sebagai salah satu alternatif dalam pengembangan desain yang lebih memperhatikan lingkungan.

SUKLA mengembangkan konsep produk perawatan diri yang terinspirasi dari kekayaan agrikultur Indonesia. Proyek ini mengeksplorasi pemanfaatan hasil samping pertanian, seperti ampas kopi, kulit jeruk, serat kelapa, kulit kakao, dan kulit pisang.