Salah satu konsep yang dikembangkan adalah 'shampoo bar' berbentuk bulir padi dengan kemasan berbasis sekam padi yang dirancang agar dapat dikomposkan. Melalui pendekatan tersebut, SUKLA mengeksplorasi potensi hasil samping pertanian untuk dimanfaatkan dalam produk perawatan diri dan kemasannya.
Adapun Complexion berfokus pada pemanfaatan limbah dari proses produksi kosmetik. Berkolaborasi dengan Bell Living Lab, ParagonCorp mengeksplorasi pengolahan limbah lumpur kosmetik menjadi material komposit yang dapat digunakan untuk membuat furnitur dan berbagai benda interior.
Ketiga karya tersebut masih berupa eksplorasi desain konseptual dan pengembangan prototipe, bukan produk komersial yang telah dipasarkan. ParagonCorp memperkenalkan karya-karya itu sebagai bagian dari upaya mengeksplorasi hubungan antara kreativitas, fungsi, inovasi material, dan dampak lingkungan.
Penghargaan di Pentawards 2026 dan partisipasi dalam Dutch Design Week 2026 menjadi kesempatan bagi ParagonCorp untuk memperkenalkan karya desain yang dikembangkan di Indonesia kepada komunitas internasional.