Evakuasi langsung dilakukan begitu tim SAR gabungan tiba di lokasi. Dengan pencahayaan terbatas, korban diangkat dari kedalaman 40 meter.
"Tim SAR dengan penerangan yang terbatas harus berjibaku dengan waktu untuk mengevakuasi pemuda asal Gondokusuman Yogyakarta itu dari dasar jurang yang berkedalaman sekitar 40 meter tersebut," ungkap Budiono.
Budiono menyampaikan proses evakuasi berlangsung sekitar 2,5 jam. Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB menggunakan high angle rescue technique (HART) atau teknik pertolongan di ketinggian.
"Pemeriksaan awal survivor mengalami cedera di kepala, lengan kanan dan juga cedera di tungkai kanan. Selanjutnya dibawa ke RSUD Ungaran," jelas Budiono.