"Posisi saya saat itu kalut, dan saya berpikir daripada dikasih ke orang, nanti dia makin kuat," jawab Sisprian.

Jaksa lalu bertanya siapa orang yang dimaksud Sisprian. Jaksa pun bertanya-tanya mengapa Sisprian tetap menerima duit.

"Ke proksi-proksi dia yang lain, di tempat lain ada banyak, Pak," jawab Sisprian.

"Lebih kuat. Kan urusan mereka, Pak. Tetap Saudara, Bea Cukai kan, kalau nggak terima, kan aman-aman aja kan maksudnya? Kan lebih, lebih, lebih pede untuk menindak seperti itu?" tanya jaksa.

"Saya pun menerima masih pede juga, Pak," jawab Sisprian.

"Terus tadi ada yang ini ya, yang disampaikan Terdakwa dendam, maksudnya dendam bagaimana?" tanya jaksa.

"Ya Blueray banyak sorotan yang tertuju ke Bea Cukai, Pak," jawab Sisprian.

"Blueray banyak sorotan?" tanya jaksa.