Sehingga revitalisasi tidak melibatkan kontraktor melainkan bisa oleh warga setempat. Sistem ini sudah terbukti dapat membantu ekonomi warga sekitar.

"Terkait dengan revitalisasi dan digitalisasi tahun 2027, masih akan menggunakan skema yang sama, yaitu sistem swakelola yang dilaksanakan langsung oleh masing-masing satuan pendidikan," ujar Mu'ti.

Meski menggunakan skema swakelola, Mendikdasmen mengakui adanya tantangan besar di lapangan. Ia menyadari tidak semua kepala sekolah memiliki kemampuan manajemen anggaran yang mumpuni atau pengalaman yang cukup dalam proyek fisik.

Walau demikian, Mu'ti tak menjadikan itu sebagai keterbatasan. Ia meminta Dinas Pendidikan dan Pemerintah Daerah turut mengawasi jalannya revitalisasi.

"Tetapi ketika ada persoalan itu, solusinya bukan kemudian dialihkan kepada pihak ketiga atau pihak lain, tetapi justru kami mengharapkan para kepala dinas, kepala daerah dapat memberikan dukungan dan mendampingi serta memastikan bahwa program revitalisasi terlaksana dengan sebaik-baiknya," katanya mewanti-wanti.