Airlangga menilai KEK memiliki potensi untuk terus dikembangkan melalui penguatan sektor unggulan, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan kapasitas usaha guna memperbesar kontribusi investasi terhadap perekonomian.
Pengembangan tersebut mencakup sejumlah sektor, antara lain kesehatan, pariwisata, industri, digital, teknologi, dan sumber daya manusia.
Di sektor kesehatan, pengembangan KEK diharapkan dapat mengurangi aliran devisa ke luar negeri melalui penyediaan layanan kesehatan berstandar internasional di dalam negeri.
βDan ini yang bisa kita substitusi dengan KEK-KEK yang ada,β ujar Airlangga.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menambahkan, pengembangan KEK kesehatan juga berpotensi mendorong investasi di industri alat kesehatan dan farmasi serta memperkuat transfer pengetahuan dari dokter asing kepada tenaga medis Indonesia.
Pada sektor pariwisata, pengembangan kawasan diarahkan melalui kolaborasi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyelenggaraan acara, promosi, serta pengembangan wisata kebugaran atau wellness tourism dan wisata bahari.