NADIKABAR.COM — Pemerintah menyiapkan sebanyak satu juta ton beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga stabilitas harga beras sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah potensi kenaikan harga pangan menjelang akhir 2026.
"Penyediaan beras SPHP ini merupakan langkah pemerintah untuk memastikan pasokan beras di pasaran tetap terjaga dengan harga yang terjangkau. Melalui program ini diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan tanpa terbebani kenaikan harga terutama menjelang akhir tahun," kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Padang, Selasa.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penyaluran bantuan pangan komoditi beras alokasi Oktober, November, Desember 2026 di Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada 3 November 2026.
Ia mengatakan beras SPHP tersebut dijual dengan harga Rp12.500 per kg, lebih rendah dibandingkan harga beras di pasaran yang mencapai sekitar Rp15.000 per kg.
"Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp2.500 per kilogram sehingga masyarakat dapat membeli beras SPHP dengan harga Rp12.500. Selisih harga tersebut ditanggung pemerintah, bukan menjadi kerugian Bulog," ujarnya.