Program ini juga menggandeng sejumlah sekolah swasta dan pesantren. Pihak sekolah disebut bukan hanya bersedia menyerahkan kembali ijazah kepada para siswa, namun juga memberikan keringanan.
"Jadi pihak sekolah bukan cuma menyerahkan kembali ijazah, tapi memberi pemotongan tunggakan biaya sekolah hingga 50 persen," ujar Agung.
Dalam agenda yang sama, Agung turut menyerahkan Beasiswa Pendidikan Sinergi sebagai wujud penyaluran zakat dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dengan besaran Rp1 juta bagi siswa SMP dan Rp750 ribu bagi siswa SD.
Selain itu, Pemkot Pekanbaru juga membagikan 1.500 peralatan sekolah bagi anak-anak yang masuk melalui jalur afirmasi pada SPMB 2026 silam.