NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di wilayah tersebut berkomitmen menjadikan produk kerajinan lokal sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus sarana pelestarian budaya.
"Keberadaan Dekranasda Provinsi Jambi memiliki peran yang penting dalam mendorong pengembangan industri kerajinan daerah, melestarikan warisan budaya, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para perajin dan pelaku UMKM," kata Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani di Jambi, Kamis.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka rapat kerja daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jambi Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Jambi.
Ia menjelaskan bahwa Provinsi Jambi memiliki kekayaan seni, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi identitas serta potensi ekonomi, seperti batik Jambi, tenun tradisional, anyaman, dan kerajinan berbasis bahan baku lokal lainnya.
Menurut dia, kerajinan daerah merupakan warisan budaya bernilai historis, estetika, dan ekonomi yang harus dijaga serta dikembangkan agar mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas daerah.