Pemerintah mencatat tren positif perekonomian Jambi, di mana laju pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025 mencapai 4,93 persen, naik dari 4,50 persen pada 2024. Pertumbuhan tersebut turut didorong oleh kontribusi industri kerajinan dan produk lokal.

​"Harapannya kerajinan khas Jambi tidak hanya menjadi simbol kebanggaan budaya, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan para perajin," tutupnya.

Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hesnidar Haris menegaskan pentingnya posisi Dekranasda sebagai mitra nyata perajin dalam meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan akses pasar.

​"Dekranasda bukan sekadar wadah kerajinan tangan, melainkan benteng pelestarian budaya. Membatik, menganyam, menenun, dan mengukir adalah bagian dari budaya Indonesia yang harus kita lestarikan agar tidak punah," ungkapnya.