"Momentum Sumpah Pemuda hari ini adalah saat yang tepat untuk mengobarkan kembali semangat kemandirian dan karya inovasi anak bangsa. Dahulu, para pemuda berjuang dengan bambu runcing. Kini, kami ingin melanjutkan semangat perjuangan itu dengan teknologi AI," ujar Edi, dalam keterangan yang diterima NadiKabar, Jumat (6/11/2026).

Ia menambahkan, kehadiran Asmuni bukan sekadar peluncuran asisten AI biasa, melainkan bukti nyata bahwa talenta lokal siap melesat lebih jauh dengan dukungan teknologi modern yang dirancang sesuai kebutuhan penggunanya.

CEO & Co-Founder Pemuda.ai Djoko Setyanto menjelaskan peran strategis Asmuni sebagai rekan kerja virtual yang inklusif bagi para kreator, sutradara, hingga pengembang perangkat lunak untuk mendukung kolaborasi, pengumpulan ide, dan kreasi video.

Ke depannya, implementasi Asmuni diproyeksikan untuk mendukung rantai ekonomi yang lebih luas, seperti membantu pelaku UMKM merancang strategi jualan, memfasilitasi tenaga pendidik menyusun materi ajar interaktif, hingga membantu petani dan pedagang kecil mengoptimalkan usaha harian mereka.